Semarang – Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Jawa Tengah kembali menyelenggarakan Seminar Kepustakawanan sebagai wadah peningkatan kompetensi dan profesionalisme pustakawan dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan informasi di era digital. Kegiatan ini diikuti oleh pustakawan, pengelola perpustakaan, akademisi, serta pegiat literasi dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.
Dalam seminar tersebut, para narasumber membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan transformasi layanan perpustakaan, penguatan literasi informasi, pemanfaatan teknologi digital, serta peran pustakawan dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), menjadi salah satu topik yang mendapat perhatian khusus mengingat dampaknya terhadap pengelolaan dan penyebaran informasi.
Ketua Pengurus Daerah IPI Jawa Tengah, Itmamudin, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk memperkuat kapasitas pustakawan agar semakin adaptif terhadap perubahan zaman. Menurutnya, pustakawan tidak hanya berperan sebagai pengelola koleksi, tetapi juga sebagai fasilitator literasi dan pendamping masyarakat dalam mengakses informasi yang kredibel.
Peserta seminar juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi praktik baik terkait inovasi layanan perpustakaan yang telah diterapkan di berbagai institusi. Melalui forum ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih kuat antarperpustakaan serta lahir berbagai gagasan inovatif yang dapat meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat.
Kegiatan seminar berlangsung interaktif dengan sesi pemaparan materi, diskusi panel, dan tanya jawab. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya komitmen komunitas pustakawan dalam mengembangkan kompetensi profesional serta memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, literasi, dan inovasi di era digital.

